26/12/16

2016 Recap

Hanya tinggal menghitung hari, tahun 2016 akan segera berakhir. Gak terasa banyak banget hal yang udah aku lakuin di sepanjang tahun 2016 ini. Mulai dari handphone ilang, sampe kucing peliharaan mati. Gak semuanya sedih, tapi gak semuanya juga seneng. Karena roda itu berputar gais.

"Roda itu berputar, ga. Lo nyakitin siapapun sekarang, tapi nanti lo yang bakal disakitin. Tinggal tunggu waktunya aja. Bukan karma, tapi emang roda itu berputar." ~Sarah Gibson, temennya Awkarin.

Aku mengawali tahun 2016 di TMII. Aku dan keluarga pergi ke sana sekitar jam 8 malam. Kita nunggu sampe jam 12 buat ngeliat kembang api. Suasana malam itu rameeeee pake banget. Banyak orang duduk-duduk di lapangan sambil gelar tiker. Mereka keliatan bahagia, sama kaya aku. Waktu itu, aku ke TMII lengkap berlima. Bahkan pacar kakak-kakak ku juga ikut. Rame deh, aku seneng. Kita nonton wayang, beli eskrim, makan nasi box, terus duduk-duduk merhatiin sekeliling. Gak banyak yang dilakuin, tapi memorable banget.

Terus lanjut ke pertengahan bulan Maret. Pada saat itu, aku sama temen-temen kelas 9 lagi sibuk-sibuknya Ujian Praktek. Bikin short-movie, maket, neliti kandungan makanan, ngituin listrik... yah apalah namanya ga hafal hahaha.. pokoknya banyak!!! Gak pusing sih biasa aja, soalnya perkelompok :p tenang tenang, aku ga numpang nama. Lagian nilainya perorang, kok. Jadi bisa dipastikan tidak ada kecurangan hahaha.

9 Mei 2016 adalah hari pertama UN. Degdegan parah, persiapannya aja sampe setengah mampus. Bimbel yang biasanya 3 kali seminggu, saat itu jadi setiap hari. Pulang bimbel, malemnya langsung belajar lagi. Aku sama temen-temen sampe bikin kelompok belajar buat bahas buku Detik-detik, tapi belajarnya di Dunkin Donuts. HAHAHAHAHA. Gapapa lah ya biar ga stress :p

12 Mei 2016 adalah hari terakhir UN sekaligus hari dimana aku jadian sama temen sekelasku sendiri. Gak nyangka 3 tahun sekelas dan baru jadian pada saat itu. Telat banget karena kita jadian pas udah hari terakhir sekolah dan kebetulan ngelanjutin di SMA yang berbeda. Tapi kita jadian cuma sebentar karena suatu masalah. Kesalahan dua-duanya sih.. tapi dari situ, aku dapet banyak pelajaran yang sampe sekarang masih aku inget dan (semoga) gak bakal aku ulangin lagi.

27 Juni 2016 adalah salah satu hari yang paling aku inget. Karena pada hari itu, aku ngilangin handphone aku untuk yang kedua kalinya. Bodoh banget parah. Jadi ceritanya, aku sama 2 temen aku jalan-jalan ke Jungle Land. Dari awal emang aku naro handphone di tas karena takut ketinggalan atau jatoh. Abis main permainan yang muter-muter, aku pusing terus muntah. Temen-temen aku masih ngelanjutin, tapi aku engga karena udah gak kuat banget. Aku duduk sambil main handphone sembari nunggu mereka. Pas mereka udah selesai, bodohnya aku, aku cuma naro handphone aku di saku karena aku pikir pasti kerasa kalo jatoh. Karena ke-sotoy-an itu, handphone aku jatoh dan ilang. Lemes banget parah.. Gatau harus ngapain. Mau pulang juga takut.. takut diterkam si ibu gendut :((

Tapi akhirnya ga diterkam kok, cuma digigit aja dikit.

3 Juli 2016 aku beli handphone baru. Aku kasih dia nama Luke, biar luck. Jangan ilang lagi ya kamu! :(

18 Juli 2016 adalah hari pertama aku masuk SMA. Aku lanjutin di SMA Eka Wijaya karena Bahasa Inggris di sini bagus dan... lebih murah. Ini worth it sih buat anak SMP sini, karena uang pangkalnya jauh lebih murah. Diskon itu indah gais!

Aku banyak kenal orang baru dan ngerasain suasana baru. Jauh berbeda dari SMP. Temen-temennya, pelajarannya, guru-gurunya, dan semua-muanya. Di SMA, aku dituntut lebih dewasa dengan adanya masalah pertemanan sampe masalah sama guru. Kadang ada keinginan buat pindah, tapi jauh lebih males ngurus pindah sekolah dibanding ngadepin semua masalah itu, hehehe. Life begins outside your comfort zone, kata-kata itu bener. Aku terlalu nyaman sama kehidupan SMP aku, makanya gak maju-maju. Emang enak berada di zona nyaman, tapi aku gabisa berkembang di sana.

Pertengahan Desember, aku kehilangan salah satu makhluk paling berpengaruh di hidup aku. Iya, kucing. Brownies (nama kucing aku) meninggal setelah berjuang melawan penyakitnya selama 5 hari. Brownies yang tadinya gendut dan kuat, berubah menjadi kurus dan gak berdaya gara-gara penyakit luck-nut itu. Aku nangis dari siang, sampe siang lagi.

Huh. Love you, Brown. Tenang ya di sana.

******

2016 adalah tahun yang cukup bersejarah dalam hidup aku. Karena di tahun ini, aku banyak belajar dari pengalaman aku. Aku juga banyak ketemu orang baru dan ngerasain hal-hal baru. Gak begitu menyenangkan, tapi aku merasa lebih dewasa di tahun ini. Mungkin karena udah gede juga sih. Udah bisa bedain mana yang baik, mana yang engga. Apa yang harus dilakuin, apa yang gak harus dilakuin.

New year, new me. Itu kata orang-orang. Dulu aku pikir bakal sama aja dari tahun ke tahun, tapi ternyata engga. Banyak banget yang beda. 

New year, new me. Semoga di tahun 2017, resolusi yang belum tercapai bakal segera terlaksana. This year has truly been a roller coaster for me. I've met so many new people and learned a lot of new things. Peace out, 2016 and happy new year, everyone!
Share:

18/12/16

Balasan Surat Untuk Brownies

Halo, Brownies. Aku sudah membaca suratmu dan baru bisa membalasnya sekarang.

Aku sedih begitu mendengar kabar bahwa kamu sudah meninggal. Kamu tidak bilang kalau mau pergi, kamu juga tidak bilang kalau tak akan kembali. Kenapa? Kamu marah dengan ku? Oke, aku tau aku salah. Aku sering jailin kamu, membully kamu, dan membuat kamu kesal. Tapi aku melakukan itu semua karena aku senang! Tidak, bukan bermaksud senang mengganggumu, hanya saja aku senang bermain dengan mu, brown. Hanya itu. Maaf ya.

Hari-hariku kosong tanpa kamu. Aku ga biasa berangkat sekolah tanpa pamit dulu ke kamu. Aku ga biasa ga disambut kamu pas aku pulang sekolah. Aku ga biasa ga ditemenin makan sama kamu. Aku ga biasa ga ngeliat kamu tidur di kamar aku. Aku ga biasa ga ngelus perut kamu pas kamu lagi tidur. Aku ga biasa ngelakuin aktivitas aku di rumah tanpa kamu. Aku bener-bener ngerasa kehilangan.

Brownies, terima kasih telah menjadi adik, sahabat, sekaligus kucing yang paling baik buat aku. Makasih udah nemenin aku waktu aku lagi belajar, lagi sedih, maupun lagi seneng. Kamu selalu nemenin aku dalam setiap kondisi apapun dan aku bersyukur kamu ada di kehidupan aku.

Kamu udah sering masuk rumah sakit, tapi kenapa kali ini kamu nyerah? Kamu ga biasanya selemah ini, brown. Ada apa sih? Apa kamu udah bosen di rumah papa aku makanya kamu mau pindah rumah ke surga sama Tuhan?

Yaudah, gapapa kok brown. Kalo udah pindah, jangan lupa kenalan sama kucing-kucing aku yang udah lebih dulu pindah, ya! Ada Jasmine, Papa Blacky, Dino, Garry, dan masih banyak lagi. Aku sayang kamu, brown. Doain aku dan keluarga aku, ya! Dadah. :)

Ohiya, nih aku kasih foto-foto kita dulu. Barangkali kamu kangen.




uūj

Share:

16/03/16

I HATE YOU, HUMAN.



Huh, aku benci orang-orang dirumah ini. Aku digendong kesana kemari terus dipakein mahkota-mahkotaan pula. Memangnya aku bodoh? Aku juga tau kali itu gelang.

Tiap aku makan, pasti anak Om Haris yang tertua itu mengganggu ku. Kadang tempat makananku ditarik-tarik, atau aku dijejali sesuatu yang tidak aku sukai.

Anak Om Haris yang pertama dan ketiga selalu membandingkan ku dengan Chiki (mantan istriku yang sekarang sudah disuntik KB) dan Jimmy (anak ku dan Chiki). Kata mereka, aku gendut dan tidak bisa apa-apa. Kalau ada kecoa masuk, Chiki dan Jimmy lah yang mengatasinya. Bukannya aku takut, aku hanya tidak mau makhluk kecil itu mengotori tangan ku yang bersih karna jarang main keluar rumah. Tidak seperti Chiki dan Jimmy yang pergi pagi pulang pagi.


Oiya, Mereka juga selalu berkata bahwa aku ini banci. Kalau ada kucing kampung masuk rumahku dan mulai makan makananku, aku selalu memilih untuk hanya melihatinya saja. Hidup indah bila saling mengasihi sesama bukan?


Tapi para manusia itu tidak mengerti dan terus menganggapku banci. Huh.


Mengingat umurku yang sudah menginjak 4 tahun ini, aku pikir mereka akan menghormatiku sebagai orang tua. Tapi nyatanya tidak. Mereka masih suka menciprati aku dengan air. Aku juga masih suka dibawa keatas lemari setinggi 2 meter. "Biar berani", katanya. Orang tua mana yang tidak deg-degan disuruh loncat dari atas lemari setinggi itu?! Mereka gatau aja, membully orang tua itu dosa.


Pokoknya, nanti kalau populasi kucing kian menambah dan bisa mengalahkan populasi manusia, aku akan membalaskan dendamku SEUTUHNYA! Aku akan membuat mereka menjadi peliharaan ku! Lihat saja!!
Sudah ya, jariku pegal nih. Bye, sampai bertemu di ceritaku selanjutnya!


The cutest cat in this world,


Brownies.
Share: